Entri Populer


widgets

Rabu, 22 Mei 2013

Hukum Mim Mati



Hukum Mim Mati
Hukum mim mati adalah salah satu tajwid yang terdapat dalam Al-Qur'an. Hukum ini berlaku jika mim mati bertemu huruf-huruf tertentu. Untuk Hukum Mim Mati terdiri dari tiga jenis, antara lain:

1. Ikhfa’ Syafawi
Ikhfa’ Syafawi yaitu apabila mim mati bertemu dengan ba’. Cara pengucapannya mim tampak samar (bibir tanpa ditekan kuat) disertai dengan ghunnah. Contoh: تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍِ,


2. Idgham Mitslain
Idgham Mitslain atau idgham mimi yaitu apabila mim mati bertemu dengan mim. Cara pengucapannya harus disertai dengan ghunnah.
Contoh: إنَّهَا عَلَيْهِمْ مُّؤْصَدَةٌ

3. Izh-har Syafawi
Izh-har Syafawi yaitu apabila mim mati bertemu dengan selain huruf mim dan ba’. Cara pengucapannya adalah mim harus dibaca jelas, harus tampak jelas tanpa ghunnah, terutama ketika bertemu dengan fa’ dan waw. Sedikitpun mim tidak boleh terpengaruh makhroj fa’ dan waw walaupun makhrojnya berdekatan/sama. Contoh: أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ـ هُمْ فِيْهَا خَالِدُوْنَ

Nah, semoga informasi Hukum Mim Mati di atas bermanfaat untuk Anda yang sedang belajar ilmu tajwid untuk membaca Al Quran. Kita akan membahas hukum tajwid lainnya pada kesempatan lain. 

Hukum Nun Mati



Hukum nun mati
NUN MATI dan TANWIN  ketika bertemu Huruf  HIJAA-IYYAH  ( selain Huruf  ALIF ) maka mempunyai 4 hukum  yaitu :
إظهار ( IZHHAAR )   إدغام ( IDGHOOM )   إقلا ب ( IQLAAB )    إخفاء ( IKHFAA )

1. إظهار ( IZHHAAR )
     Pengertian IZHAAR menurut lughoh ( bahasa ) adalah : البيان ( ALBAYAANU ) artinya : jelas.
sedangkan pengertian IZHHAAR menurut Ishtilah adalah :
 إخراج كل حرف من مخرجه من غيرغنة  ( IKHROOJU KULLI HARFIN MIN MAKHROJIHI MIN GHOIRI GUNNATIN ) artinya : mengeluarkan setiap huruf dari makhrojnya dengan tidak memakai ghunnah.  huruf IZHAAR jumlahnya ada 6  yaitu :
 ء ه ع ح غ خ  yang terkumpul pada lafazh :
( HAMZAH, HA, 'AIN, HA, GHOIN, KHO )
همز فهآء ثم عين حاء :: مهملتان ثم غين خاء
( HAMZUN FA HA-UN TSUMMA 'AINUN HAA-UN     : :
 MUHMALATAANI TSUMMA GHOINUN KHOO-UN ) : :
  : :  HAMZAH maka huruf HA terus huruf 'AIN dan HA ::
  : :  kedua duanya tidak memakai titik terus huruf GHOIN dan KHO : :

 huruf huruf yang 6 ini disebut huruf  HALQ/tenggorokan.
 oleh karenanya HUKUM IZHHAAR disini disebut : إظهارحلقي ( IZHHAAR HALQY. )
 IZHHAAR artinya : NUN MATI dan TANWIN harus di baca jelas dan jangan ada GHUNNAH/dengung ketika berhadapan dengan huruf yang 6 tadi.  sedangkan HALQY artinya : huruf huruf yang 6 tadi keluarnya dari tenggorokan. contoh seperti lafazh :
 من أمن dibaca    :  MAN- AAMANA
 إن هو   dibaca    :  IN- HUWA
من علم  dibaca     :  MIN- 'ILMIN
من حسنة  dibaca :  MIN- HASANATIN
من غل  dibaca     :  MIN- GHILLIN
من خير  dibaca    :  MIN- KHOIRIN   dll.

 2. إدغام ( IDGHOOM )
      pengertian IDGHOOM menurut lughoh ( bahasa ) adalah : إدخال الشيء فى الشيء
( IDKHOOLUSYSYAY-I FISYSYAY-I ) artinya : memasukan sesuatu di dalam sesuatu.
sedangkan pengertian IDGHOOM menurut Ishtilah adalah :
إلتقاء حرف ساكن بحرف متحرك بحيث يصيران حرفا واحدا مشددا يرتفع اللسان عنده ارتفاعة واحدة ( ILTIQOO-U HARFIN SAAKININ BIHARFIN MUTAHARRIKIN BIHAITSU YASHIROONI HARFAN WAAHIDAN MUSYADDADAN YARTAFI'U LLISAANU 'INDAHURTIFAA'ATAN WAAHIDATAN ) artinya : bertemunya huruf yang mati dengan huruf yang berharkat,sehingga dua huruf tersebut menjadi satu huruf yang bertasydid, selanjutnya lidah mengucapkan dua huruf tersebut dengan satu kali ucapan.
huruf IDGHOOM jumlahnya ada 6 yang terkumpul pada lafazh :
 يرملون ( YARMALUUNA) yaitu :  ي ر م ل و ن ( YA, RO, MIM, LAM, WAU, NUN )
 IDGHOOM dalam hukum NUN MATI dan TANWIN terbagi menjadi 2 bagian yaitu :
 إدغام بغنة  ( IDGHOOM BIGHUNNAH )  dan  إدغام بلا غنة ( IDGHOOM BILAA GHUNNAH )
1. إدغام بغنة  ( IDGHOOM BIGHUNNAH )
artinya IDGHOOM yang harus memakai ghunnah/dengung.
yang mana dengung ini keluar dari lobang hidung.
lebih jelasnya yang di maksud dengan IDGHOOM BIGHUNNAH itu adalah : memasukan huruf NUN MATI atau TANWIN kepada huruf IDGHOM BIGHUNNAH sehingga yang terdengar bukanlah suara NUN MATI atau TANWIN, melainkan suara huruf IDGHOOM BIGHUNNAH nya yang terdengar, dan ketika memasukan NUN MATI atau TANWIN nya
maka diharuskan memakai GHUNNAH/dengung dari lobang hidung.
 adapun huruf IDGHOOM BIGHUNNAH  jumlahnya ada 4 yang terkumpul  pada lafazh : ينمو  yaitu : ي ن م و( YA, NUN, MIM, WAU )  contoh seperti lafazh :
من يعمل dibaca : MAYYA'MAL   tidak dibaca : MAN- YA'MAL
من نعمة  dibaca : MINNI'MATIN tidak dibaca : MIN- NI'MATIN
ومن معه dibaca : WAMAMMA'AHU tidak dibaca : WAMAN- MA'AHU
من ولي  dibaca : MIWWALIYYIN tidak dibaca : MIN- WALIYYIN  dll.  
 tapi di syaratkan pada NUN MATI ketika menghadapi huruf IDGHOOM BIGHUNNAH
harus dalam keadaan terpisah kalimah,artinya NUN MATI pada satu kalimah, sedangkan huruf IDGHOOM nya harus berada pada kalimah yang lain. andaikata NUN MATI bertemu dengan huruf IDGHOOM yang berada pada satu kalimah maka NUN MATI nya tidak boleh di baca IDGHOOM tapi harus di baca IZHAAR.  seperti contoh pada lafazh :
 دنيا ( DUN-YA )    بنيان ( BUN-YANUN )  صنوان ( SHIN-WAANUN )
pada lafazh lafazh seperi ini, walaupun NUN MATI bertemu dengan huruf IDGHOOM
dikarenakan bertemu dalam satu kalimah, maka NUN MATI nya tidak boleh di baca IDGHOOM, tapi harus dibaca IZHHAAR.      dalam nazhom di katakan :
إلا إذا كان بكلمة فلا  ::  تدغم كدنيا ثم صنوان تلا
( ILLAA IDZAA KAANA BIKILMATIN FALAA :: TUDGHIM KADUN-YA TSUMMA SHINWAANIN TALAA )
 ::  kecuali apabila ada NUN MATI dan huruf IDGHOOM nya pada satu kalimah ::
 ::  maka jangan dibaca  IDGHOOM  seperti lafazh DUN-YA  dan  SHINWANIN  ::
2.   إدغام بلا غنة  (IDGHOOM BILAA GHUNNAH )
 artinya IDGHOOM yang tidak memakai ghunnah/dengung.  hanya cukup dengan memasukan huruf NUN MATI atau TANWIN nya saja kepada huruf IDGHOOM BILAA GHUNNAH. tanpa harus memakai dengung dari lobang hidung. 
adapun huruf IDGHOOM BILAA GHUNNAH ada 2 huruf yaitu :
 ل  dan  ر  (LAM dan RO )  contoh seperti lafazh :
من ربهم  dibaca : MIRROBBIHIM  tidak tibaca :  MIN- ROBBIHIM
يبين لنا   dibaca  : YUBAYYILLANAA  tidak dibaca :  YUBAYYIN-LANAA  dll.

3.  اقلاب ( IQLAAB )
     pengertian IQLAAB menurut lughoh ( bahasa ) adalah : تحويل الشيء عن وجهه 
 ( TAHWIILUSYSYAY-I  'AN WAJHIHI ) artinya : memindahkan sesuatu dari perjalanannya.  sedangkan pengertian IQLAAB menurut Ishtilah adalah :
جعل حرف مكان حرف اخر مع مراعاة الغنة ( JA'LU HARFIN MAKAANA HARFIN AAKHORO MA'A MUROO-ATIL GUNNATI ) artinya : menjadikan suatu huruf pada tempat huruf yang lain serta tetap menjaga ghunnah.
 huruf IQLAAB hanya ada 1 yaitu :  ب ( BA )   jadi lebih jelasnya yang di maksud dengan
IQLAAB pada hukum NUN MATI dan TANWIN adalah : ketika NUN MATI dan TANWIN bertemu dengan huruf  ب ( BA ) maka keduanya di tukar kepada  م ( MIM ) tetapi hanya dalam bentuk suara bukan dalam bentuk tulisan. seperti contoh lafazh :
ينبغي  di baca  :  YAM-BAGHII tidak   di baca  :  YAN-BAGHII
من بعد  di baca : MIM-BA'DI  tidak di baca :  MIN-BA'DI  dll.

4. إخفاء ( IKHFAA )
    pengertian IKHFAA menurut lughoh ( bahasa ) adalah : الستر  ( ASSATRU ) artinya :
tertutup.   sedangkan pengertian IKHFAA menurut Ishtilah adalah :
عبارة عن النطق بحرف بصفة بين الاظهار والإدغام عارمن التشديد مع بقاءالغنة فى الحرف الأول ( 'IBAAROTUN  'ANINNUTHQI  BIHARFIN  BISHIFATIN BAYNAL-IZHHAARI  WAL-IDGHOOMI  'AARIN  MINATTASYDIIDI  MA'A  BAQOO-IL GHUNNATI  FIL-HARFIL-AWWALI ) artinya : suatu ibarat dari mengucapkan huruf dengan sifat antara IZHHAAR dan IDGHOOM,yang sepi dari tasydid (tidak bertasydid )
serta tetap menjaga ghunnah pada huruf yang awwal.   yang dimaksud dengan huruf yang awwal adalah : huruf yang di ikhfakan yaitu : NUN MATI dan TANWIN.
 adapun huruf IKHFAA jumlahnya ada 15 yang terkumpul pada awal kalimah bait :
صف ذا ثنا كم جاد شخص قد سما :: دم طيبا زد في تقى ضع  ظالما
( SHIF  DZAA  TSANAA  KAM  ZAADA  SYAKHSYUN  QOD  SAMAA :: DUM  THOYYIBAN  ZID  FII  TUQOO  DHO'  ZHOOLIMAA )
yaitu : ص ذ ث ك ج ش ق س د ط  ز ف  ت ض ظ ( SHOD, DZAL, TSA, KHAF, JIM, SYIN, QOF, SIN, DAL, THO, ZAY, FA, TA, DHOD, ZHO )
huruf IKHFA YANG 15 ini di bagi menjadi 3 bagian yaitu :
1. إخفاء أقرب  ( IKHFA-AQROB )  yaitu ketika NUN MATI dan TANWIN bertemu
 dengan 3 huruf  yaitu :  ت ط د ( TA, THO, DAL )   AQROB artinya : paling dekat, dinamakan IKHFA AQROB karena NUN MATI dan TANWIN bertemu dengan huruf
 yang jarak makhrojnya paling dekat dengan makhroj   NUN. yaitu : ت ط د
2. إخفاء أوسط ( IKHFAA-AUSATH )   yaitu ketika NUN MATI dan TANWIN bertemu dengan 10 huruf yaitu :  ث ج ذ ز س ش ص ض ظ ف ( TSA, JIM, DZAL, ZAI, SIN, SYIN, SHOD, DHOD, ZHO, FA )   AUSATH artinya : pertengahan, dinamakan IKHFA AUSATH karena NUN MATI dan TANWIN bertemu dengan huruf yang jarak makhrojnya pertengahan/ tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh dengan makhroj NUN. yaitu huruf huruf yang 10 tadi : ث ج ذ ز س ش ص ض ظ ف
3. إخفاء أبعد ( IKHFA-AB'AD )  yaitu ketika NUN MATI dan TANWIN bertemu dengan 2 huruf yaitu : ق ك ( QOF, KAF )    AB'AD artinya : paling jauh, dinamakan IKHFA AB'AD karena NUN MATI dan TANWIN bertemu dengan huruf yang jarak makhrojnya paling jauh dari makhroj NUN yaitu huruf   ق   dan  ك
Jelasnya yang dimaksud dengan hukum IKHFA pada  NUN MATI dan TANWIN yaitu : apabila NUN MATI dan TANWIN bertemu dengan huruf IKHFA yang 15, baik IKHFA AQROB, AUSATH atau AB'AD  maka suara NUN MATI atau TANWIN nya di baca samar
 ( antara IZHHAAR dan IDGHOOM ) dan tetap menjaga GHUNNAH.
contoh seperti lafazh :
من قبلك   dibaca :  MING-QOBLIKA     tidak dibaca : MIN-QOBLIKA
من لدنك  dibaca  :  MILLADUNGKA    tidak dibaca :  MILLADUN-KA  dll.

Mencintai Al-Qur'an dan Hadist




MENCINTAI AL-QUR’AN DAN HADITS
Mempelajari Al-Qur’an adalah kewajiban bagi setiap muslim. Rosululloh SAW pernah bersabda yang artinya “Sebaik-baik orang di antara kamu adalah orang yang mau belajar Al-Qur’an dan mau mengajarkannya.
Iman kepada kitab-kitab Alloh merupakan salah satu pokok kepercayaan dalamislam.pengakuan iman seseorang tidaklah berarti tanpa meyakini keberadaan Al-Qur’an. Disamping beriman kepada Al-Qur’an, setiap muslim wajib beriman kepada rosul-rosul Alloh (termasuk Hadits nabi Muhammad saw). Kecintaan kepadaAl-Quran dan Hadits harus dapat di buktikan dalam kehidupan sehari-hari.
A. Cara mencintai Al-Qur’an dan Hadits
Mencintai berarti merasa senang terhadap yang dicintai. Rasa senang itu tentunya akan terwujud dalam perbuatan yang nyata.
1.   Pengertian Mencintai Al-Qur’an dan Hadits
Cinta berarti selalu mengingat dan memikirkan dalam hati, kemudian terwujud dalam tindakan nyata. Orang yang mencintai sesuatu, hatinya akan selalu mengingat dan memikirkannya. Dia akan rela berkorban untuk sesuatu yang dicintainya.
Al-Qur’an dan Hadits adalah dua sumber utama dalam hokum islam. Setiap orang islam hrus mencintai keduannya karena dengan demikian dia akan selamat,baik di dunia maupun di akherat. Orang yang mencintai Al-qur’an dan hadits, dia akan selalu mengutamakan keduanya diatas yang lain. Kecintaan terhadap AlQur’an dan Hadits akan membuatnya selalu ingin mengetahui lebih dalam ajaran yang terdapat di dalamnya.
2.   Perintah mencintai Al-Qur’an dan hadits
Sebagai orang muslim mencintai Al-Qur’an dan Hadits adalah suatu kewajiban. Perintah mencintai Al-Qur’an dan hadis banyak kita jumpai, baik dalm Al-Qur’an maupun dalam hadits. Berikut ini beberapa dalil yng memerintahkan kita untuk mencintai Al-Qur’an dan Hadits.

Katakanlah (Muhammad). “Jika kamu mencintai Alloh, ikutilah aku niscaya Alloh mencintaimu dan menghapus dosa-dosamu.” Alloh Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Q.S. Ali ‘Imron/3:31)
Ayat tersebut menyebutkan bahwa orang yang mencintai Alloh, haruslah mengikuti nabi Muhammas SAW.orang yang mencintai Alloh, berarti dia mencintai Al-Qur’an sebagai kalam-Nya. Diapun harus mengikuti ajaran Nabi Muhammad saw sebagai penerima wahyu Al-Qur’an. Mengikuti nabi Muhammad saw berarti menerima dan mencintai hadits sebagai ajaran-ajaran beliau.
Rosululloh saw pernah berpesan kepada umatnyaagar senantiasa berpegang pada Al-Qur’an dan hadits. Dengan berpegang kepada keduanya, umat islam tidak akan tersesat baik di dunia maupun dalam akhirat. Rosululloh bersabda sebagai berikut:
تَرَكْتُ فِيْكُمْ اًمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُوْا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا كِتَابَ اللّهِ وَسُنَّةَ نَبِيِّهِ . (رواه مالك)
“ Aku tinggalkan kepadamu dua perkara. Kamu tidak akan tersesat selama kamu berpegang kepada keduanya, yaitu Kitab Alloh (Al-Qur’an) dan sunah Nabi-Nya (Hadits). (H.R. Malik dari Umar bin Khottob No. 1935)
Sebuah Hadits yang diriwayatkan imam al-Bukhari, nabi Muhammad saw menyatakan bahwa untuk mencapai kenikmatan iman ada beberapa syarat. Syarat pertama adalah mencintai Alloh (Al-Qur’an) dan Rosul-Nya (Hadits) melebihi kecintaanya kepada yang lain. Seperti dalam Hadits berikut
“Ada tiga hal yang barang siapa mencapainya, dia akan merasakan nikmatnya iman : AllohAlloh dan Rosul-Nya dia cintai melebihi segala-galanya, mencintai orang lain hanya karena Alloh, dan membenci kekafiran sebagaimana dia kebenciannya dimasukkan kedalama api neraka. (H.R. al-Bukhori dari Anas bin Malik No.15)
3.   Bentuk-Bentuk Mencintai Al-Qur’an dan Hadits
Mencintai Al-Qur’an dan hadits dapat diwujudkandalam beberapa bentuk, antara lain :
a.    Berusaha memiliki kitab Al-Qur’an dan Hadits meskipun harus menyisihkan uang saku ;
b.   Memiliki kemauan untuk dapat membaca al-Qur’an dan Hadits secara benar meskipun harus mengeluarkan biaya;
c.   Memiliki kemauan yang sunguh-sungguh untuk dapat memahami isi Al-Qur’an dan hadits secara benar;
d.   Rajin mendatangi majelis-majelis ilmu yang mempelajari Al-Qur’an dan Hadits;
e.   Tidak suka apabila ada pihak lain yang merendahkanatau menghina Al-Quran dan Hadits;
f.   Berusaha menjaga kesucian al-Qur’an dan hadits tanpa memandang remeh;
g.  Memiliki kepedulian apabila melihat lembaran yang bertuliskan Al-Qur’an dan Hadits berceceran dengan mengumpulkan atau membakarnya.
4.   Manfaat mencintai Al-Qur’an dan Hadits
Al-Qur’an dan hadits merupakan dua kitab pokok dalam memahami ajaran islam. Mencintai keduanya tentu banyak membawa manfaat. Di antara manfaat mencintai Al-Qur’an dan Hadits adalah sebagai berikut:
a.    Memperoleh nasihat, obat hati, petunjuk dan rahmat dari Alloh swt. Seperti dalam firman-Nya :
    Dalam mengarungi kehidupan di dunia ini, manusia pasti menghadapi berbagai persoaalan. Adakalanya persoalan itu mudah diselesaikan, tetapi adakalnya sulit untuk diselesaikan, dalam menghadapi persoalan yang sulit diselesaikan, manusia sering mengalami tekanan batin. Dengan mendekatkan diri kepada petunjuk Al-Qur’an dan Hadits, manusia dapat memperoleh ketenangan jiwa. Akhirnya dapat menyelesaikan persoalan yang dihadapi.
b.   Terhindar dari kesesatan dan kecelakaan dunia dan Akhirat. Seperti dalam Firman Alloh Q.S. Toha/20:123 :
…jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku maka (ketahuilah) barang siapa mengikuti petunjuk dari-Ku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.
c.    Memperoleh kecintaan dan ampunan dari Alloh swt, seperti dalam firmannya:
Katakanlah (Muhammad). “jika kamu mencintai Alloh, ikutilah aku, niscaya Alloh mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu “ Alloh mahapengampun, Maha Penyayang. (Q.S. Ali ‘Imron/3:31)
B. Perilaku Orang yang mencintai Al-Qur’an dan Hadits
Setelah memerhatikan bentuk-bentuk mencintai Al-Qur’an dan Hadits,perilaku mencintai keduanya dapat diwujudkan dengan langkah-langkah sebagai berikut.
1.   Berupaya mewujudkan berdirinya taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di lingkungan masing-masing:
2.   Ikut serta secara aktif dalam upaya melancarkan jalannya TPQ, baik dengan pikiran, tenaga maupun materi;
3.   Menyediakan waktu khusus untuk mempelajari Al-Qur’an dan hadits untuk kemudian diajarkan kepada orang lain;
4.   Mengajak orang-orang yang belum mau belajar Al-Qur’an dan hadits;
5.  Selalu menjadikan Al-Qur’an dan Hadits sebagai dasar dalam segala tindakan dan cara berpikirnya.
Rangkuman
1.   Mencintai Al-Qur’an dan Hadits bagi setiap muslim hukumnya Wajib
2.   Orang yang mencintai Al-qur’an dan hadits akan menempatkan keduanya diatas segala-galanya.
3.   Diantara bentuk-bentuk mencintai Al-Qur’an dan Hadits, antara lain:
a.    Berusaha memiliki kitab Al-Qur’an dan Hadits meskipun harus menyisihkan uang saku ;
b.   Memiliki kemauan untuk dapat membaca al-Qur’an dan Hadits secara benar meskipun harus mengeluarkan biaya;
c.   Memiliki kemauan yang sunguh-sungguh untuk dapat memahami isi Al-Qur’an dan hadits secara benar;
d.   Rajin mendatangi majelis-majelis ilmu yang mempelajari Al-Qur’an dan Hadits;
e.   Tidak suka apabila ada pihak lain yang merendahkanatau menghina Al-Quran dan Hadits;
f.    Berusaha menjaga kesucian al-Qur’an dan hadits tanpa memandang remeh;
g.  Memiliki kepedulian apabila melihat lembaran yang bertuliskan Al-Qur’an dan Hadits berceceran dengan mengumpulkan atau membakarnya.
4.   Diantara manfaat mencintai Al-Qur’an dan hadits adalah :
a.   Memperoleh nasihat, obat hati, petunjuk dan rahmat dari Alloh swt.
b.   Terhindar dari kesesatan dan kecelakaan dunia dan Akhirat.
c.   Memperoleh kecintaan dan ampunan dari Alloh swtLatihan
Jawablah pertanyaan berikut secara singkat dan tepat !
1.   Jelaskan pengertian mencintai Al-Qur’an dan Hadits !
2.   Mengapa kita perlu mencintai Al-Qur’an dan Hadits?
3.   Bagaimana cara mencintai Al-Qur’an dan Hadits?
4.   Apa usaha yang dilakukan masyarakat untuk menjaga Al-Qur’an dan Hadits ?
5.   Berikan contoh bentuk mencintai Al-Qur’an dan Hadits dalam kehidupan sehari-hari!

Senin, 20 Mei 2013

Kumpulan Puisi Tentang Ibu

 TANGISAN MATA BUNDA
Puisi Monika Sebentina

Dalam Senyum mu kau sembunyikan letih mu
Derita siang dan malam menimpa mu
tak sedetik pun menghentikan langkah mu
Untuk bisa Memberi harapan baru bagi ku

Seonggok Cacian selalu menghampiri mu
secerah hinaan tak perduli bagi mu
selalu kau teruskan langkah untuk masa depan ku
mencari harapan baru lagi bagi anak mu

Bukan setumpuk Emas yg kau harapkan dalam kesuksesan ku
bukan gulungan uang yg kau minta dalam keberhasilan ku
bukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku
tapi keinginan hati mu membahagiakan aku

Dan yang selalu kau berkata pada ku
Aku menyayangi mu sekarang dan waktu aku tak lagi bersama mu
aku menyayangi mu anak ku dengan ketulusan hati ku 
 
 
 
JASA TAK TERLUPAKAN
Puisi Patma

Ibu...
kau membingbingku selama satu tahun
kau begitu baik padakuwaluapun aku sukamarah-marah

Ibu....
kau begitu ceria dan rajin dari pada guru yang lain
ibu...
kau yang pintar,baik,ramah,cantik,dan sopan

Ibu...
kalau aku membuat salah tolong maafkan aku
karena aku cuma kesal karna aku selalu diejek

Ibu...
kalau aku lagi sedih kau menghibur aku
kalau aku lagi kesal kau menghiburku

Ibu...
terimakasih atas jasa-jasamu jika aku
masih sempat bertemu dengan ibu
aku sangat ingin memeluk ibu


IBU
Puisi Richard Fernando Putra Bela

Ibu kau mengandung 9 bulan
sampai engkau melahirkanku dengan susah paya
engkau merawatku sampai aku tumbuh besar
engkau juga merawatku tampa pamri
dan engkau juga merawatku dengan penuh kasih sayang

Ibu kau mengajariku berjalan sampai aku bisa berjalan
engkau juga mengajariku berbicara sampai aku bisa
Ibu kau bagaikan malaikatku
dikala aku sedih engkau selalu ada untuk menghiburku

Ibu.. aku juga merasa engkaulah pahlawanku
setiap aku kesusahan engkau selalu ada untuk membantuku
Ibu... bekerja keras
untuk menafkahiku
ibu... terima kasih atas pengorbananmu
yang engkau berikan kepada ku
Ibu...





DOA UNTUK IBU
Puisi Mutia Fitriyani

Aku tak tau apa yang harus kuLakukan tanpa dia
Dia yang seLaLu mengerti aku
Dia yang tak pernah Letih menasehatiku
Dia yang seLaLu menemani

DiaLah Ibu
Orang yang seLaLu menjagaku
Tanpa dia aku merasa hampa hidup di dunia ini
Tanpa.nya aku bukanlah apa-apa

Aku hanya seorang manusia Lemah
Yang membutuhkan kekuatan
Kekuatan cinta kasih dari ibu
Kekuatan yang Lebih dari apapun

Engkau sangat berharga bagiku
WaLaupun engkau seLaLu memarahiku
Aku tau
Itu bentuk perhatian dari mu
Itu menandakan kau peduLi denganku

Ya Allah,,
BerikanLah kesehatan pada ibuku
PanjangkanLah umur.nya
Aku ingin membahagiakan.nya
SebeLum aku atau dia tiada

Terimakasih Ibu
Atas apa yang teLah kau berikan padaku
Aku akan selalu menyanyangimu

Kunjungi juga:  http://www.lokerpuisi.web.id