Terima Kasih Kak Aida
Cuaca hari ini is very nice, begitu juga dengan hatiku.
Di pagi yang sangat cerah, membuat tubuhku segar, bugar. Pagi yang sangat cerah
ini aku lari pagi bersama teman-teman , teman-teman tersebut selalu membuat aku
bete dan membosankan. Tetapi biar pun
teman yang sangat membosankan,mereka lucu, seru, pokoknya happy deh. Kadang-kadang juga kita juga jengkel dengan mereka.
Segar banget rasanya sudah lari pagi, tapi salahnya baru pagi ini aja yang lari
paginya, lucu ya? Katanya mau kurus, tapi lari sangat jarang banget. Manusia
yang aneh, bin ajaib.
Dengar-dengar hari ini kedatangan tamu, tamu
tersebut adalah teman Bunda Aini, yaitu Kakak kita yang bernama kak Aida. Wah, beliau adalah seorangpenulis, keren ya?
Beliau memberi motifasi untuk saya agar bisa menulis, tpis menulis, dan harus
mencoba menulis, biarpun tulisan kita itu jelek. Mungkin saja tulisan kita yang
jelek bisa terkenal seluruh dunia. Haw, mudah-mudahan saja.
Sebenarnya saya sudah putus asa
tentang menulis, tetapi berkat kakak Aida ia memberi semangat untuk aku.
Ternyata orang sukses itu pernah juga mengalami kesulitan. Asyiknya lagi, kak
Aida mengajarkan kami bernyanyi, dan memerintahkan kami untuk menulis sebuah
surat untuk diri sendiri. Keren bukan, membuat surat untuk diri sendiri,atau
pun perjanjian yang akan kita komitmen terhadap diri sendiri. Teman-teman semua
tahu tidak apa yang saya tulis dalam sebuah surat itu? Isinya keren lo…. Saya
menulisnya dengan kata-kata yang sangat singkat, sesudah tulisan selesai,
tulisan tersebut diserahkan kepada kak Aida. Saya mengatakan dalam surat
tersebut, apa ya kira-kira?
Dear : Jarnida
Jarnida,
sekarang sudah saatnya kamu mulai menulis dengan baik. Hari ini adalah hari
keberuntungan bagi kamu, karena kamu sudah bertemu dengan seorang penulis yaitu
kak Aida MA. Kamu sudah banyak mendengar bagai mana tips-tips menulis dengan
baik, dan lain sebagainya.
Sebenarnya
kamu bisa menjadi penulis, seperti penulis lainnya. Bahkan kamu mempunyai
pengalaman yang sangat banyak. Kira-kira pengalaman kamu itu apa ya? Aku kira
pengalaman yang tidak bisa terlupakan adalah di saat Ibu kamu meninggalkan kamu
selamanya. Dan tak kan pernah kembali lagi ke dalam pelukanmu.
Pengalaman
yang heboh yaitu pengalaman di sewaktu kamu tinggal di Panti Asuhan
Muhammadiyah, kamu mempunyai teman yang lucu, nyebelin, bikin malu, wah
pokoknya banyak banget pengalaman kamu yang menghebohkan.
Aku
percaya suatu saat nanti kamu akan bisa menulis dengan baik. Aku tanamkan dalam
hatimu jangan pernah putus asa, mencobanya dan trus mencobanya. JAngan takut
salah, karena tidak ada orang itu yang mulanya menerima kemanisan, pastinya
pahitnya dulu dong, harus ada kemauannya juga ya. Jika kamu mau pasti bisa,
semangat!
Kak Aida sudah memberiku motifasi
untuk menulis. Beberapa hari lagi libur akan tiba, aku ingin pulang ke kampung
halamanku. Bertemu dengan Ayah, Adik, dan keluarga. Mudah-mudahan, sewaktu aku
pulang nanti aku mempunyai pengalaman selama
dua minggu lamanya. Mempunyai ide untuk menulis pengalaman selama dua
minggu di kampung halaman. Kesanku aku sangat berterima kasih kepada Bunda Aini
yang telah membawa Kak Aida ke lokasi Pnti Asuha Muhammadiyah, dan Kak Aida
yang telah memberiku motifasi untuk menulis dan mencobanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar