Pada saat pagi yang cerah, mata yang
sedang tertutup, dan badan ku masih terbaring di atas tempat tidur. Terdengar
suara Kakak Irsah menyuruh kami semua keluar dari rumah. “ Bangun! Cepat!!!” katanya.
Dengan rumah bergoncang, tempat tidur bungyinya sangat riuh, dan teman-teman
yang berlari kesana, kemari. Tidak sempat lagi aku mengambil kerudung yan inain
aku pakai. Akhirnya aku jhanya mengambil selimutKu yan warna kuning.
Kenapanya gempa ini bisa terjadi ya…?.
Sepertinya gempa terjadi pada jam 5. 22, pagi. Sewaktu saya keluar dari kamar
melihat teman yang sama sekali tidak memakai baju, hanya memakai tentop dan
celana panjang. Hanya beberapa orang saja yang memakai baju. Sebagian teman
saya sudah pergi ke mushola. Pada saat terjadinya gempa, ngaji-ngaji yang ada
di kampun orange langsung berhenti. Sepertinya, gunung Seulawah yang ada di
Saree, tidak lama lagi akan meletus.
Mudah-mudahan warga di sana
baik-baik saja. Dan mudah-mudahan mereka mulai waspada terhadap gunung merapi
yang ada di Saree. Seandainya saja gempa ini kencang, ingin rasanya aku kembali
menemui ayah, dan adikKu yang ada di kampung. Karena tidak ingin kehilangan
keluarga yangku sayangi. Karena ibu telah pergi jauh dari aku.
Mudah-mudahan, gempa yang pernah
terjadi 2004 tidak terulang lagi. Biarpun pagi ini gempanya hanya kecil, tapi
tetap saja saya takut dengan gempa yang barusan terjadi tadi pagi. Dayah
Pesantren Baitul Arqam, pasti juga terkena abunya. Ya Allah mudah-mudahan di
kampungKu tidak terjadi apa-apa. Amin….Do’akan ya teman-teman, agar kita
selamat dari bencana alam.
Aminnnnnnn
BalasHapusMasih banyak kesalahnku.....dalam menulisssss
BalasHapus