Resensi Film
Judul Film : The Miracle Worker
Taman
yang penuh dengan penghijauan, dan terdapat di taman-taman bunga yang
berwarna-warni. Sebuah keluarga yang penuh dengan kehebohan, disebabkan oleh
gadis yang kecil, mungil, imut, cantik, putih, rambutnya yang pirang, dan
keriting. Ia selalu berpakain-berpakaian yang indah, tinggal di rumah yang
mewah. Itulah namanya Helen.
Helen adalah gadis kecil yang buta, tuli, dan bisu.
Ibunda Helen sangat sayang kepada Helen. Biarpun anaknya buta, bisu, dan tuli.
Annie adalah ibundanya Helen, ibunya tidak bisa berbuat apa-apa, ia hanya bisa
memberikan Helen permen jika Helen merajuk ataup pun merengek.
Sangat sedih nasib Helen yang malang. Jika seumpamanya
posisi penonton di posisi Helen
bagaimana menurut kamu masing-masing? Menurut saya jika saya ada di posisi
Helen saya akan putus asa. Nasib Helen yang malang ia tidak bisa melihat apa
yang ada di dalam dunia ini. Terutama ia tidak bisa melihat kedua orang tuanya,
dan bagaimana isi di dalam dunia ini.
Helen hanya bisa meraba dan terus meraba.
Meskipun begitu Ibunda Helen selalu sayang kepada Helen, begitu pula dengan
ayahnya. Helen mempunyai abang sayangnya, abang Helen cemburu kepada Helen
karena kedua orang tuanya sangat menyayangi Helen. Semua pasti akan
cemburu, jika kedua orang tua kita pilih
kasih antara kita dengan saudara kita. Begitu juga dengan James Keller.
Pada suatu hari Arthur, ayahnya
Helen berubah pikiran ia ingin ada guru yang bisa mengajarkan Helen, berapa pun
ia minta gaji ia akan memberinya. Sullivan adalah orang yang tidak belum
terlalu tua, Ia sudah pernah berhasil untuk mengajarkan apa yang diajarkannya
kepada muridnya. Tetapi kali ini apakah ia bisa?
Sullivan ditawar oleh Arthur untuk
menjadi guru yang mau mengajarkan apa yang diketahui Sullivan, tetapi Sullivan
menolak tawaran itu. Tidak lama kemudian ia berfikir dan terus berfikir untuk
menerima tawaran tersebut. Ternyata ia bisa meneriama tawaran tersebut.
Sullivan hidup sebatang kara, orang tua dia telah lama meninggalkan dia bersama
adiknya. Sayangnya lagi ia telah dioperasi 9 kali hingga ia hampir buta. Tetapi
ia tidak pernah menyerah ia tetap menjaga adiknya, sayangnya lagi adiknya juga
pergi meninggalkannya.
Sullivan yang sangat menakjubkan. Ia tidak pernah
putus asa untuk mengajarkan Helen untuk mengetahui apa yang ada di dalam dunia
ini. Biarpun ia mengajarkan Helen dengan cara yang sangat kasar, tetapi ia
berhasil menjadikan Helen yang sebenarnya. Sampai akhirnya ia tinggal bersama
Helen di rumah yang kecil, yang berada di kebun mereka.
Biarpun pertama Sullivan mengajarkan Hellen
dengan penuh dahaga, ia tetap sabar. Selama dua minggulah ia diberi kesempatan
untuk mengajarkan bahasa isyarat kepada Helen. Selama dua minggu tersebutHelen
sudah bisa dan sudah mengetahui apa yang ada di dalam dunia ini. Hanya saja ia
tidak bisa menghafal kata-kata “water”.
Hari yang terakhir adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh Annie. Ia
menginginkan Helen kembali ke dalam pelukannya.
Sullivar sangat mengkhuatirkan jika
ilmu yang ia ajarkan kepada Helen hilang. Sempat ia katakana kepada Arthur, ia
tidak mau ilmu yang ia ajarkan kepada Helen hilang begitu saja.Ternyata
kekuatiran Sullivar benar-benar terjadi. Ia tidak mau memakan nasi pakai sendok
dan lain sebagainya. Pada saat itu Sullivar begitu sangat menjengkelkan. Ia
langsung membawa Helen ke tempat pompa air, dan langsung menyuruh Helen untuk
memegang air tersebut. Di saat ini lah Helen bisa menghafal kata-kata air, dan
kata-kata lain sebagainya. Sullivan aygn sangat bahagia. Akhirnya impiannya
tercapai. Helen pun akhirnya mencium kedua pipi Sullivar.
Film yang sangat menakjubkan bukan? Kalau mau lebih
lanjut nonton lah saja film yang judulnya “The Miracle Worker”. Pasti sangat
mengagumkan. Kini ia menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar