Sudah hampir lima
tahun saya tinggal di Pesantren Baitul Arqam. Perma kali pesantren ini adalah sebuah panti.
Sekarang kini menjadi Pesantren Baitul Arqam . Sekarang sudah saatnya hidup ini
menjadi berubah. Dan yang seharusnya
saya harus lebih berkorban untuk hidupku ini . Pertama-tama datang kesini yang
hanya bisa kukerjakan hanya menyuci pakaian.
Ternyata selama jadi pesantren ini hidup benar-benar
berubah. Biar pun kadang-kadang sakit hati. Memang benar apa yang dikatakan
Ustad yang ada di Pesantren Baitul Arqam, hidup ini penuh dengan tantangan.
Kalau minsalnya hidup ini tidak penuh dengan tantangan itu namanya bukan hidup.
Juga biar pun hidup ini penuh dengan tantangan, pasti
juga ada bahagia, canda, dan tawa, dan juga sakit hati. Biarpun kadang-kadang
mengingat orang tua yang jauh dari hidup ini. Tapi ada teman yang
membahagiakanku, teman sekalian berbagi canda, dan tawa. Jika tidak ada mereka
pasti dari dulu aku putus asa.
Juga banyak perubahan, pertama-tama jadi pesantren saya
tidak bisa menghafal Al-qur’an, tetapi pada akhirnya, sekarang saya sudah mulai
menghafalnya. Bangun pagi-pagi, di saat angin bertiupan ke tubuhku. Pada saat
pagi, ku bangun dari tidurku, mataku yang kecil tidak bisa memandang lampu yang
sangat terang. O… iya, sakit hati karena kita orang yang tidak punya apa-apa. Ya,
wajar aja orang berbuat seenaknya, tetapi tidak apa-apa.
Dari dulusampai sekarang orang yang ada di sini semua
berbaik hati kepadaku. Hanya saja saya tidak menyadari hal tersebut. Yang
taunya hanya Nampaknya kejelekan orang lain. Itulah manusia, termasuk saya
sendiri. Sekarang hafalan, pelajaran, yang lebih-lebihnya lagi shalat. Sangat
banyak perubahan yang saya miliki.
Sangat berterima kasih kepada staf-staf yang ada di sini.
Banyak pengalaman yang saya rasakan di sini. Juga sudah menasihati saya degnan
sabar. Sekarang saya sudah bisa membaca Al- qur’an, sudah bisa berpidato
berbahasa Arab, bahasa Inggris, apa lagi bahasa Indonesia. Mudah-mudahan saja
juga sudah bisa berbahasa Inggris dan berbahasa Arab, biarpun tidak terlalu
lancar.
Sangat berterima kasih
kepada guru-guru yang ada di sini. Beruntung tinggal di sini. Dan kemudian kelak saya bisa berbagi pengalaman
kepada masyarakat sekitar. Dan mengajarkan ilmu-ilmu yang sudah diberikan
kepada saya. Terima kasih juga atas nasihat yang sudah diberikan kepada saya.
Mudah-mudahan cita-cita saya tercapai.
Biar
pun Ustad disini pernah memukul saya hingga biru dan berbekas. Itu juga karena
kesalahan saya sendiri. Biar pun air mata ini terus menetes tidak ada gunanya
jika saya tidak mau merubahkan saya sendiri. Dan mudah-mudahan jika saya sukses
bisa bertemu dengan mereka kembali. Sebenarnya guru-guru yang ada di pesantren
baitul Arqam baik-baik denganku, Biarpun ada beberapa guru yagn saya tidak suka
melihatnya. Juga kadang-kadang saya juga senang melihat guru yang aku benci
tersebut.
Dalam hidup ini memang tidak ada
manusia yang tidak ada dosa bukan? Termasuk saya sendiri. Sudah banyak
dosa-dosa yang telah saya lakukan, selama hidup. Saya berharap, guru-guru yang
ada di Pesantren Baitul Arqam mau memaafkan kesalahanku. Karena, saat hilaf
kami mengatakan hal-hal ayng beruk kepada mereka, dan kadang-kadang juga
merumpinya.
Juga dengan teman-teman yang ada di
Pesantren baitul Arqam, saya juga minta maaf sebesar-besarnya. Sekali lagi, terima
kasih kepada semua yang ada di Pesantren Baitul Arqam. Mudah-mudahan cita-cita
saya tercapai amin. Saya mau memberitahkan kepada semua guru-guru, dan
teman-teman. Cita-cita saya sangat banyak banyak lo….
Saya sebutin ya, yang pertema guru,
penulis dan dokter. Bagaimana ni, sangat banyak bukan cita-cita saya? Sewaktu
besar nanti saya ingin menjadi penulis, ingin menceritakan pengalaman saya di
Panti Asuhan Muhammadiyah, dan di pesantren Baitul Arqam. Jika misalnya saya
benar-benar menjadi sang penulis beli buku saya ya teman-teman, dan juga
guru-guruku.
Dan saya juga akan menuliskan
nama-nama kalian semua yang ada di sini. Agar lebih semangat membacanya. Doakan
ya teman-teman. Mudah-mudahan doa kita semua terkabul, Amin. Dan mudah-mudahan
nama teman-teman semua tidak akan pernah kulupakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar