ikan
lele yang pertama yang sangat menakjubkan di Dayah Pesantren Baiutl Arqam. Pada
tanggal 5 Mei 2013, pada hari minggu, hingga malam senin. Pak Adi yang penjaga
atau pun pengurus ikan lele memanenkannya
bersama orang yang ada di Dayah Pesantren Baitul Arqam. Dengan penuh keirangan
di Dayah Pesantren Baitul Arqam.
Selama sebulan setengah ikan lele sudah di pelihara di
Dayah Pesantren Baitul Arqam. Dari 10.000 ribu ikan lele, yang hanya di
panenkan sebanyak 350 ekor, yang basar dan memuaskan pastinya. Ikan lele ini di
jual atau pun ekspor ke Pasar Penayung Banda Aceh.
Ikan lele ini sangat dijaga dan sangat di atur makanannya
oleh Bapak Adi. Dalam satu hari Bapak
Adi memberikan makan ikan lele sebanyak 6 kali sehari. Dengah hari
berturut-turut. Beliau memberikan
makanannya pada saat pagi sebanyak 1 kg, Pada saat siang harinya beliau
memberikan makanan ikan lele sebanyak 1 kg. Pada saat sore harinya beliau
memberikan makanannya sebanyak 2 kg, begitu pula dengan malam harinya.
Beliau memberikan makan ikan lele dengan secara
berturut-turut, Dan Beliau tidak pernah lupa memberikannya. Jenis makanan
tersebut terbagi kepada dua macam yaitu, Mabar, dan HI Profit. Ketinggian kola
ini 4x8 meter.
Pada saat malam senin terjadinya ikan lele panen,
terdapat kejadian yang sangat mengacuhkan. Pada saat Santri Baitul Arqam berdiri, dan sedang asyik
memandang ikan lele yang lagi di panenkan, tiba-tiba keluarlah binatang yang
sangat mengerikan dan menakutkan yaitu ulas piton. Ular piton tersebut
melarikan diri ke salas satu kolam yang ada di saping, kolam yang tengah panen.
Santri Baitul Arqam saat itu tercengang dengan kejadian tersebut.
Panennya ikan lele tersebut hingga malam yang sangat
larut. Pak Adi serta rekan-reknnya memanenkan ikan lele dangan puasnya hingga
selesai. Biar pun pada malam yang sangat larut di sertai dengan hujan dan
gerimis.(..)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar